Ditunggu Istrinya di Bawah Jembatan

Ditulis oleh: Sheila Ulfia Putri






Mungkin ini adalah kisah perjumpaan cinta paling tak romantis sepanjang sejarah.

Tapi.. tuntutan menulis OWOW dengan tema ‘Mudik’ menggerakan jemariku ‘tuk menuliskan kisah ini. Kisah tentang aku dan suamiku #uhuk. Jarang-jarang kan nulis tentang suami, hehehehe…

Jam 10 malam waktu indonesia barat tepatnya di rest area Tol arah ke Jakarta. Anak-anak sudah tertidur lelap dalam mobil yang kami tumpangi. Sementara aku.. butuh untuk memenuhi panggilan alam, dan Rest Area adalah tempat paling tepat.

Sangat wajar ketika mudik, masuk rest area akan sangat antri. Namun, aku nekat keluar mobil untuk menuju toilet, tanpa membawa HP. Karena dibawa pun percuma, la wong hp nya mati 😁😁. Nah, sudah terbayang kan.. saat itu aku keluar mobil sementara kondisi mobil belum mapan dapat parkiran, jadilah suami parkir mobil dan aku tidak tahu mobilnya parkir dimana, juga suami tak bisa mencari karena ada dua balita terlelap di mobil tak mungkin ditinggalkan.

Mengikuti feeling, aku berjalan lurus mengikuti arah mobil yang mencari parkir.. yah sekitar 200 meter. Ahh.. rupanya feelingku ini tidak tepat, karena sudah di ujung pintu keluar aku tak menemukan suamiku!

Karena aku orangnya santai, maka kondisi seperti ini mah tak membuatku panik πŸ˜†. Bismillah, la haula walla quata illa billah.

Akhirnya kutemukan 2 petugas tol, dan ‘kutodong’ kuotanya, alias pinjam hp untuk menelepon suami πŸ˜„. Aku tak ingat nomor hp lain kecuali nomer hp ku dan nomer suamiku, #ehem-ehem..

Aihh.. sudah di telepon tak diangkat, petugasnya WA suami pun tak dibalas. Hahaha.. yasudah aku lanjutkan saja perjalanan lurus mencari mobil merah plat F di ujung saja.

Tapi tak juga berjumpa πŸ˜†. Baiklah, aku pun kembali lagi ke petugasnya. Dan tau nggak sih, petugasnya baru nyaranin “pakai pengeras suara aja mba”. Wahaha..

Dengan handy talkie ia pun melaporkan ke petugas informasi. Ini beritanya,

“Panggilan untuk Nur Muhamad, mobil merah Plat F, dari Cibinong, DITUNGGU ISTRINYA DI BAWAH JEMBATAN”

Wkwkwkwkw, padahal saat itu aku berada di bawah bulan yang berkilau indah, coba sebutkanlah itu pak petugas… 😁

Tak berapa lama, petugas informasi menghubungi petugas ‘bawah jembatan’.

“Kata suaminya, istrinya suruh ke mobil aja, depan Indomaret”.

Petugas bawah jembatan pun mengiyakan “roger, istrinya akan kesana”.

Apaahh? Sudah berjalan sejauh ini disuruh kembali? πŸ˜†

Daripada aku adu argumen dengan petugas, dan nggak lucu juga kan kalau TOA menyuarakan ini :

“Panggilan lagi kepada sang suami, ini istrinya nggak mau jalan kesana, maunya dijemput karena sudah di pintu keluar”.

Maka.. aku pun memilih sami’na wa atho’na sambil tersenyum geli. Hihi.

Ketika hati ringan, langkah pun terasa ringan, lelah juga tak terasa. Apalagi teringat perjuangan bunda Siti Hajar bolak balik safa marwa 7x. Tiada banding lah ya 😘.

Dan disana… jeng..jeng..

Suami sudah menanti di depan mobil.

Aku pun memanggil, “suamiku….”

“Istriku….” jawab suamiku, dan kami pun berpelukan menahan haru dan rindu.

πŸ˜†πŸ˜†. Maap. Adegan di atas tidak nyata, hanya dalam imajinasiku saja. Adegan sesungguhnya di bawah ini :

Suami pun sudah menunggu di depan mobil merah.

Aku memandangnya sambil cengengesan lalu berusaha membuka pintu mobil yang tak kunjung terbuka. Suami pun memandangku sembari berkata,

“Salah kan.. mobilnya bukan yang itu”

Huaa.. ternyata aku salah membuka pintu mobil πŸ˜πŸ˜†. Syukurlah alarm tak menyala, kan nggak lucu kalau harus berurusan lagi dengan petugas. Oh.. No..

Dengan kekuatan pikiran positif, terkuak sudah mengapa suami memintaku kembali. Karena ia pun ingin ke toilet tapi tak tega meninggalkan duo balita sendirian di mobil.

Ketika akhirnya suami mengarahkan mobil keluar rest area, ia pun takjub. Jauh juga ya jembatan tempat istrinya menunggu tadi 😁.

Begitulah sekelebat kisah mudik kami. Unik ya! Tapi sukses membuat kami terbahak – bahak sepanjang perjalanan.

Bahagia sesederhana itu. Haha.

Yang unik akan senantiasa diingat. Oya sebagian keseruan mudik kami keliling Semarang juga kami upload di channel youtube Sheila Story. Like and Subscribe ya.




https://sheilastory.wordpress.com/2019/06/13/ditunggu-istrinya-di-bawah-jembatan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram